Raiqa NT Zakaria (Kika)
Kika,
Menuliskan sesuatu jauh lebih mudah buat Apa untuk menjelaskan satu hal, bahkan banyak hal. Bukan berarti Apa ga bisa bicara, Cuma memang Apa kadang mempunyai keterbatasan bicara untuk satu dua waktu tertentu.
Ini memang buat Kika…saat Kika belum bisa mengerti Apa.
Banyak doa dan pesan teriring saat Kika lahir.
Semua orang mendoakan Kika mendapatkan yang terbaik…termasuk Apa dan Bunda (itu pasti). Semua yang orang bilang tentang kita saat mempunyai anak sudah terasakan sejak Bunda mengandung kamu, bahkan lebih-lebih sejak kamu lahir. Kamu jadi seseorang yang sangat istimewa buat kami berdua.
Apa dan Bunda bukan sosok orang yang sempurna..kita berdua sama-sama mempunyai banyak kelemahan, kekurangan, seperti halnya kita dianugerahi banyak juga kemampuan oleh Tuhan. Sebagai orang tua, kita berdua selalu ingin yang terbaik dipersembahkan untuk Kika. Apa merasa, apa yang Apa buat merupakan representasi dari semua kebaikan di dunia.
Apa dengungkan Adzan saat kamu lahir.
Apa bacakan shalawat buat mengiringi kamu tidur.
Apa doakan kamu banyak minum ASI Bunda.
Mungkin cuma satu yang Apa rasa kurang…Apa belum sering2 kenalkan kamu dengan ayat Al Qur`an.
Dunia ini kadang tidak adil buat kita, karena keadilan hanya milik Akhirat.
Dunia ini kadang tidak baik terhadap kita.
Apa ingin Kika banyak berhati-hati dalam semua itu.
Mempunyai seseorang seperti kamu buat Apa adalah cobaan yang besar
Sejak kecil kamu begitu lucu dan menggemaskan, hampir setiap kita jalan-jalan entah ke Mall, atau ke undangan semua orang mau menggendong, mencubit pipi, atau sekedar mencium kamu.
Reaksimu?...bisa tersenyum, kadang melonjak-lonjak, atau malah merengut, dan sesekali menangis J
Justru karena itu kamu menjadi cobaan buat Apa.
Kamu menjadi orang yang disukai orang lain…Apa takut ga bisa menjaga kamu saat kamu dewasa nanti
Kita lihat saja nanti ya...
Komentar