Buat nikahan Banu

sesaat sebelum kepergian kita ke CIrebon menghadiri nikahan Banu-Shanti seperti biasa aku buat kata-kata untuk kartu. Dan seperti biasa juga apa yang terlintas pertama di kepala itulah yang akan tertuang.

IN fact, this is one of my favourite words among all others

=========================================================================

Desember 23,2006menjelang azan subuh

Saat dimana banyak tuts tertekan ini, hati dua manusia sedang berdegup

Bayangan, nasihat, gambaran, kenangan, impian, hingga pakaian (dan tanpa pakaian…), semuanya beraduk, menggeliat, bersiap untuk terbuncahkan pada saat sakral

Hanya pada dua manusia

Pesan seorang sahabat…

Jaga euphoria ini berkelanjutan

Jangan tewas sesaat setelah mereguk nikmat indah nikah,

padam setelah halal apa yang haram,…

Biduk tertambat sudah terlepas menuju laut lepas

Matahari, angin, badai, ombak…semua terhampar di lautan milik kerajaanNya

Bekal tersampir yang abadi hanya keyakinan akan Tuhanmu

Mencinta hanya karenaNya

Hanya karenaNya

karenaNya…

tidak kalah karena kekurangan uang

tidak lekang karena anak menangis dan merengek

tidak hancur karena lelah mendengar omelan istri

tidak pula padam karena jemu melayani suami

lakukan semua dengan awal Bismillah

jangan niatkan untuk membahagiakan manusia lain

Kuatkan dan niatkan untuk melayani Tuhanmu

Hanya untuk melayani Tuhanmu!

Banu-Shanti

Jaga haluan kalian


With all the love we can spend

Jaka-Tia-Kika-Shasy

Komentar