Night Train notes

early night on train
october 17th 2011...

jika anda adalah orang yang baru terpapar komunitas kereta jabotabek...
jika anda adalah orang pencari sosialita kalangan sempilan diluar facebook dan twitter...
jika anda adalah penggemar petualangan penuh sensasi...
pun jika anda ingin sekedar melihat kadar sosial asli rasa indonesia tanpa pengaruh westernisasi...

KRL ekonomi jabotabek menyuguhkan semua itu dalam hawa,atmosfir, dan eksistensi yang tidak terbantahkan.
Dan bahkan aku tidak menyebut kereta AC.
definitely semuanya tersaji di kereta ekonomi.

pengalaman menggugah melihat pengemis dalam berbagai rupa,atraksi,dan kreasinya akan membuat anda setidaknya bersyukur dilahirkan dalam kondisi lengkap dan sehat.
pengalaman berkeringat dalam tempo 80menit tanpa duduk dalam kereta penuh sesak barely can't breathe membuat anda mensyukuri betapa nikmatnya duduk walau sesaat (dan tidak punya bisul di pantat)
pengalaman memberikan duduk kepada ibu hamil berpeluh,nenek tua yang letih,kakek yang menahan rasa lelah tanpa berbicara,atau anak2 lucu yg memohon utk bisa melihat keluar jendela saat kereta berjalan...precious!
memandang hilir mudik tukang dagang seraya menahan diri tidak membeli yang tidak perlu (walau ini kerap terlupakan begitu muncul gasing berpendar seharga 5ribu,korek gas sebesar telapak tangan,atau buah2an yang diobral menjelang akhir stasiun).

tapi semua itu hanya di kereta ekonomi.
dimana interaksi antar orang sangat kental dengan gurauan walau semua sulit bernafas,walau semua pegal dan keram.
para lelaki masih punya manner tak terbantahkan saat melihat ibu2 berdiri dan mereka duduk.
ada kekeluargaan yang hangat dalam kereta yang luarbiasa panas.
ada tawa cerah diantara pegal kaki dan kekurangan oksigen.kadang keterlaluan,tapi lebih sering mengundang senyum.

dan itu di kereta ekonomi.
tidak ada di kereta AC

di comline semua sibuk memegang blackberry atau gadget canggih instead of bergurau.
yang lain sibuk tidur agar tidak diminta berdiri saat melihat org yg butuh duduk mendekat.
lebih kampret saat mereka sebenarnya duduk di bangku khusus. cacat mental barangkali!

ada kesendirian kental ditengah dingin AC,ada ego tinggi diantara bau parfum mahal pekerja kantoran...tidak ada indonesia di kereta AC.
Carilah penggalan indonesia asli di kereta ekonomi.Rasakanlah walau sekali,walau berpeluh dan basah,walau bau keringat buruh kasar...saat itulah kita akan banyak bersyukur

Komentar